Sabtu, 11 Januari 2025

Dinamika Dina

Wajahmu, suaramu, tubuhmu, rambutmu, cara berpakaianmu, cara berbicaramu, dan dinamika yang terjadi pada dirimu dan diriku sejak dua ribu lima belas aku mengenalmu. Dinamika itu kian dinamis hingga kita bertemu pada dua ribu dua dua lalu. aku, kamu dan tahun baru.

Dinamika itu terus bergerak dinamis dan semakin terkontaminasi aku yang ingin ikut andil dalam kehidupanmu. Ada yang bergerak naik dan turun merespon pergerakanmu dalam hatiku. Sejak saat itu memang berbeda melihatmu. Ada sesosok wanita tangguh namun rapuh terlihat di matamu. Menatapku dengan senyum pertamamu. Sederhanamu, bahagiamu, dan sedihmu yang seakan jadi letupan hitung mundur bagiku. Semakin hari gejolak itu semakin terbakar dalam jiwaku, menciptakan narasi yang baru yang sesuai dengan harapanku. Ah, indah dalam pikirku.

Kau berjalan menuju altar selagi mataku mengikuti langkah kakimu yang diiringi oleh piano tempo pelan. Bayang wajahmu bahkan tak mampu menyaingi cantik parasmu pagi itu. Gaun putih itu terjuntai menyelimuti tubuh kecilmu. Tak ada yang dapat melewati besarnya dinamika pada hari itu.

Janji terucap tatkala sinar fajar terhempas embun. Hampir hujan namun sang pemuja awan memilih untuk menyampingkan tangisnya. Melengkapi suasana haru nan syahdu. Kata cinta yang terucap pagi itu adalah janji untuk bersama hingga nanti. Ku terima dirimu, dinamika yang lalu dan letupan masa depanmu darimu.

Terimakasih telah beri dan terima segala kasih selama denganku. Dua tahun ini pun aku banyak berubah karena coba dan tebak mu dan responku akan dinamikamu. Hingga kita terbentuk menjadi kita yang hari ini dan akan terus saling membentuk satu sama lain hingga habis masa bentuknya. Cinta itu rumit seperti kata ku, seperti kata-kata ku, seperti tulisanku. Tapi cinta itu juga sederhana, se-sederhana katamu, kata-kata mu, yang sederhana mencintaiku.

Tinggal lah denganku, temani langkahku, doakan pergiku, tunggu pulangku, dan maklumi lelahku. Karena segala usahaku kini tak lain hanya untukmu. Tak kan ku biarkan siapapun mengganggu. Hanya aku dan dinamika mu yang ku tunggu setiap waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar